BNNK Touna Gelar Press Release Capaian Kinerja Selama Tahun 2019

Touna, Satusulteng.com – Dalam rangka mempublikasikan  ke masyarakat terkait capaian kinerja Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sepanjang tahun 2019, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tojo Una-Una (Touna) menggelar press release, Selasa (31/12/2019).

BNNK Touna Gelar Press Release Capaian Kinerja Selama Tahun 2019

Kegiatan yang dilaksanakan di Cafe Aweng Harapan, Kelurahan Ampana, Kecamatan Ampana Kota, Touna, dipimpin langsung Kepala BNNK Touna, AKBP Djohansah Rahman, S.Pd didampingi Kasubag Umum Moh Irham Ismail, S.Pd.I, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Nur Indah Bagus Lakadjo, SKM, Kepala Seksi Rehabilitasi Annisa , S.Fart, Apt dan Plt. Kepala Seksi Berantas Bripka Irwan Widodo serta dihadiri sejumlah awak media baik media cetak maupun elektronik.

Kepala BNNK Touna, AKBP Djohansah Rahman menjelaskan, bahwa saat ini BNNK Touna dalam menjalankan tugasnya didukung oleh tiga Seksi dan satu Subbag Umum, yakni Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan, Seksi Rehabilitasi dan Seksi Pemberantasan.

“Sepanjang tahun 2019, Seksi P2M telah melaksanakan kegiatan Advokasi Bang Wawan kepada institusi pemerintah dan swasta yang terdiri dari sosialiasi sebanyak 1 kali, supervisi 4 kali dan koordinasi 1 kali,” jelasnya.

Djohansah mengatakan, untuk kegiatan desiminasi informasi P4GN untuk anggaran BNNK hanya sebanyak 11 kali. Tapi  pihaknya melaksanakan kerjasama dengan  baik dengan Kepala Desa, Kelurahan maupun Kecamatan untuk tahun 2019 sudah ada 54 kali mengundang BNNK dalam rangka sosialisasi tentang Narkoba.

“Jadi memang anggaran kami terbatas, namun sudah ada beberapa desa yang mengaggarkan. Mudah-mudahan tahun 2020 lebih banyak Desa maupun Kelurahan menggarkan dalam rangka sosialisasi. Karena ini sangat bermanfaat sekali dan rata-rata dari kelurahan dan kepala desa itu menginginkan kami berada ditengah-tengah dalam rangka sosialisasi tentang dampak dan bahaya narkoba,” katanya.

Lanjutnya, untuk kegiatan pengembangan kapasitas sebanyak 8 kali yakni workshop pemberdayaan penggiat anti narkoba sebanyak 4 kali dan bimbingan teknis 4 kali.

“Kami juga melaksanakan kerjasama dengan televisi daerah yakni Touna TV dan radio swasta Gandaria, memasang branding pada RSUD Ampana dan kantor TIC, pemasangan baliho pada 3 titik di Kecamatan Ampana Kota, Ratolido dan Kecamatan Ulubongka, pemasangan spanduk baik di media online, harian surat kabar dan takshow di daerah kepulauan,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk Seksi Rehabiltasi telah melaksanakan rehabiltasi rawat jalan sebanyak 51 orang. Namun berdasarkan asesmen ada 2 orang yang harus di rawat inap di Badoka Sulawesi Selatan.

“Selain melaksanakan rehabilitasi juga telah melaksanakan kegiatan sosialisasi sebanyak 2 kali dan rapat kordinasi bersama istansi terkait sebanyak 1 kali,” tambahnya,

Sementara itu kata dia, Seksi pemberantasan pada tahun ini telah menangani 4 kasus, 2 kasus menggunakan anggaran Dipa kami dan 2 kasus menggunakan Dipa BNN Provinsi.

“Alhamdulillah karena bantuan dari masyarakat, laporan dari masyarakat ada 4 kasus yang kami tangani yang semuanya bandar dan kurir,” terangnya.(**).

31 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments

You may also like...