Kota Palu

Pemkot Palu Ajak Warga Perangi Sampah

Palu, Satusulteng.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu di Sulawesi Tengah mengajak warga di ibu kota provinsi itu untuk bersama-sama memerangi sampah.

“Sampah masih merupakan masalah serius yang dihadapi pemerintah kota,” kata Sekretaris Kota (Sekot) Palu, Asri, Minggu.

Karena itu, salah satu dari sejumlah program Pemkot selaian Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), juga mendapat perhatian serius adalah masalah sampah.

Menurut dia, permasalahan sampah di Kota Palu bukan hanya menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah kota, tetapi semua elemen masyarakat harus ikut terlibat didalamnya.

Karena tanpa kedasaran sendiri dan partisipasi masyarakat, Pemkot Palu tidak akan berhasil mengatasi permasalahan sampah,sebab keterbatasan petugas dan juga kendaraan operasional.

Masyarakat harus menyadari bahwa, Palu adalah Ibu Kota Provinsi Sulteng. “Palu merupakan pintu masuk ke Provinsi Sulteng yang perlu mendapatkan perhatian semua pihak,” kata Asri.

Orang dari berbagai daerah dan belahan dunia yang akan ke Sulteng masuk melalui pintu utana Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, lalu kemudian barulah meneruskan perjalanan menuju kabupaten yang ditujuinya.

Bagaimana jika ketika mereka turun dari pesawat, lalu kemudian naik kendaraan melewati jalan-jalan yang ada di Kota Palu ternyata banyak sampah berserakan di jalan, tentu hal itu akan membuat kesan yang tidak enak.

Tetapi, kata dia, jika sebaliknya ketika mereka berkunjung ke Kota Palu dan melihatnya bersih dan indah, maka merekapun akan terkesan enak.

Pak Wali Kota Palu, Hidayat telah mencanangkan Februari 2018 ini perang terhadap sampah. Kota Palu merupakan pusat pendidikan dan perdagangan dan semuanya Sulteng muaranya Kota Palu.

Guna mewujudkan Kota Palu, Indah, Bersih dan Aman, maka mulai sekarang ini mari kita bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat bergotong royong, bahu membahu untuk memerangi sampah.

Mari kita mengambil contoh daerah tetangga kita Gorontalo dan Makassar yang terkenal bersih dan indah.

Sekot Asri juga meminta masyarakat yang ada di sepanjang daerah aliran sungai (das) Palu untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai.

Di Kota Palu, kata dia, ada satu sungai besar yaitu Sungai Palu dan beberapa sungai kecil yang bermuara menjadi satu di Teluk Palu.

Teluk Palu merupakan salah satu obyek wisata yang setiap hari padat dikunjungi masyarakat dan juga para wisatawan dari dalam maupun mancanegara.

Karena itu, jagalah sungai dan Teluk Palu agar tetap kelihatan bersih dan indah guna menarik banyak wisatawan mengunjungi Kota Palu. Otomatis semakin banyak kunjungan wisatawan akan semakin baik karena perekonomian tentu akan meningkat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. ***

satusulteng
the authorsatusulteng