Kota Palu

Palu Pelihara Kerukunan Lewat Dzikir dan Salawat

Palu, Satusulteng.com – Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengajak masyarakat di daerah tersebut untuk memelihara kerukunan lewat pendekatan religi, yaitu bersalawat dan dzikir.

“Sebagai sesama anak bangsa, warga Kota Palu dan kader, marilah kita menjaga kekompakan, kerukunan dan persatuan,” kata Wali Kota Palu, Hidayat saat menyampaikan sambutan pada Siga Merah bersalawat untuk rangkaian mutiara khatulistiwa, di Lapangan Vatulemo Palu, Kamis 27/9 malam.

Kegiatan religi itu menghadirkan Habib Syech, dihadiri puluhan ribu masyarakat di Kota Palu dari berbagai elemen dan organisasi keagamaan.

Hidayat menyatakan, bahwa meningkatkan ketaqwaan dan membawa diri untuk lebih mengingat Tuhan Yang Maha Esa, dan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat Kota Palu, dalam menjalankan syariat dan syiar Islam dalam kehidupan sosial.

“Semoga Tuhan memberikan kebaikan untuk semua pihak yang berkontribusi bekerja secara sungguh-sungguh untuk Kota Palu bisa menjadi lebih baik dan semoga efeknya tertular berupa kesejahteraan untuk masyarakat sehingga dapat hidup lebih aman, damai dan sejahtera dibawah naungan Ilahi Rabbi,” kata Hidayat.

Ia menyampaikan, pada tahun 2018 dan 2019, banyak agenda nasional yang harus di selesaikan, diantaranya agenda menghadapi pesta demokrasi untuk memilih presiden dan wakil presiden dan legislatif.

Karena itu, ia mengajak untuk membangun persaudaraan dan keamanan sehingga dapat memilih pemimpin yang amanah, bersahaja, memiliki kharismatik, dan berkualitas dalam membangun bangsa ini.

Dirinya mengingatkan kepada semua pihak agar jangan mau di adu domba hanya karena kepentingan pragmatis yang sifatnya jangka pendek.

Dzikir dan salawat yang dilaksanakan bertepatan dengan momentum HUT ke-40 Kota Palu.

“Semoga momentum hari ulang tahun ini, kembali melecutkan semangat dan kesadaran kita bersama, untuk terus dapat memberikan yang terbaik bagi Kota Palu yang kita cintai. Dengan begitu perwujudan Palu sebagai tujuan wisata dapat terwujud,” kata Hidayat.

satusulteng
the authorsatusulteng