Dinas Cipta Karya Sulteng Gelar Rapat Evaluasi Fasilitator Dan Tim Teknis Se Kab / Kota

Palu, Satusulteng- Dinas cipta karya perumahan dan tata ruang propinsi Sulawesi Tengah melaksanakan rapat evaluasi fasilitator dan tim teknis tingkat kabupaten / kota pada kegiatan pemberdayaan perumahan swadaya BSPS, selama tiga hari dari tanggal 23 s/d 25 september 2016 di Swiss belhotel Silae palu.

Kepala dinas cipta karya perumahan dan tata ruang propinsi sulawesi tengah Ir.Immam Algazali,MT, mengatakan sebagaimana di amanatkan dalam UUD 1945 dan pasal 28 H amandemen UUD 1945, bahwa rumah adalah salah satu hak dasar rakyat, serta sesuai dengan UUD No.23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah telah mengamanatkan bahwa perumahan merupakan urusan wajib pemerintah daerah yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

Saat ini permasalahan perumahan nasional adalah tingginya angka , “Backlog dan masih banyaknya masyarakat menempati rumah tidak layak huni berdasarkan Perpres No.2 Tahun 2015 tentang RPJMN 2015-2019,”katanya, pada pembukaan acara tersebut pada Jumat (23/9/2016).

Lebih jauh Immam memaparkan, bahwa untuk mewujudkan rumah yang layak huni, yang di dukung dengan prasarana, saran dan utilitas umum sehingg menjadikan perumahan yang sehat, aman, serasi dan teratur serta berkelanjutan perlu didukung dengan program, “Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berdasarkan peraturan Mentri,”.

Sejauh ini bantuan BSPS untuk propinsi sulawesi tengah tahun 2016 mendapatkan bantuan sebesar 2.000 unit, namun pelaksanaan hanya sebesar 1.998 unit, kekurangannya diakibatkan karena satu calon meninggal dunia dan satunya lagih mengundurkan diri. Dalam optimasi sisa alokasi dana BSPS propinsi sulawesi tengah mendapatkan bantuan sebesar 113 unit, jadi jumlah bantuan yang diterima untuk Sulteng sebesar 2.111 unit tersebar di delapan kabupaten / kota, jelasnya.

Tentunya dengan harapan,agar semua Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dan tim teknis Kabupaten /Kota berpartispasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini untuk memberikan saran dan masukan bagi persepatan pencapaian sasaran pembangunan perumahan demi terwujudnya hunian yang layak bagi seluruh rakyat indonesia khususnya propinsi sulawesi tengah. (M.Nasir Tula)

Exit mobile version