img

Awis Rais

| Toli-Toli

| 1 Agustus 2013 - 12:20 WITA

Tujuh hari jelang hari raya Idul Fitri sejumlah toko sandal dan sepatu dikompleks pertokoan Bumi Harapan masih sepi pengunjung tidak seperti tahun-tahun sebelumnya pada H-10 para pembeli memadati pertokoan yang menjual aneka sandal dan sepatu. Hal ini diungkapkan salah satu pedagang sandal dan sepatu bermerek yang menggelar dagangannya di jalan Usman Binol.

 

“ Kalo tahun lalu masih sepuluh hari akhir puasa pembeli sudah ramai disini mulai jam sepuluh siang sampai malam tapi sampai saat ini kelihatannya masih kurang pengunjung. Tidak tau besok atau tiga hari jelang lebaran “ urai salah satu pedagang sandal.  Ratusan pasang sandal dan sepatu masih penuh sesak dirak toko sementara pengunjung yang datang hanya beberapa saja yang tampak hanya sekedar melihat-lihat jenis terbaru.

 

Meski demikian para pedagang tetap optimis dagangan mereka sebagian besar akan terjual. “ sekarang kan lagi panen cingkeh jadi kami tidak khawatir dan optimis dagangan kami sebagian besar akan laku terjual,pengalaman tahun-tahun lalu pembeli menunggu harga miring pada dua atau satu hari dekat lebaran “ tutur Nani,pelayan toko.

 

Jika pedagang sandal dan sepatu sedang cemas para pedagang kembang api justru meraup penghasilan yang menggembirakan, dalam semalam saja NS mampu meraih untung  hingga  tiga ratus ribu rupiah dari hasil penjualan beberapa pak kembang api. NS Yang sebelumnya berjualan makanan ringan ini coba beralih berdagang kembang api karena melihat potensi keuntungan dari jualan kembang api cukup menjanjikan.

 

“ Saya liat peminat kembang api banyak setelah saya coba menjual ternyata cepat balik modal dan untungnya banyak. Awalnya jual paling banyak dua puluh pak tapi sudah hampir satu minggu ini saya menjual empat puluh bahkan sampai enam puluh lima pak habis terjual dalam semalam “ ungkap NS yang menjajakan dagangannya berpindah-pindah tempat.



Berita Lainnya

Back to Top