Partisipasi BKIPM Wilker Tolitoli Dalam Pembangunan Potensi Kemaritiman

Tolitoli, Satusulteng.com – Lembaga Pemerintah dan Swasta yang tergabung dalam unsur maritim kembali berkumpul bersama dalam acara penyuluhan pembangunan potensi maritim kabupaten toli-toli yang bertempat di aula Pangakalan Angkatan Laut (Lanal) Toli-toli. Acara tersebut di buka langsung oleh Komandan Lanal tolitoli Letkol Laut (P) Hendry Ballo dalam sambutanya mengungkapkan tujuan acara tersebut adalah untuk mengukur sejauh mana keberhasilan dan peran serta angkatan laut dan instansi pemerintah pusat dan daerah dalam memajukan pembangunan potensi kemaritiman di kabupaten toli-toli.

Dalam acara tersebut turut hadir sebagai narasumber tim peneliti dari Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) menjelaskan bahwa berdasarkan amanat UU Nomor 34 Tahun 2004 tentan TNI tugas pokok TNI adalah Operasi untuk Perang dan Operasi Selain Perang salah satunya hubunganya dengan kegiatan pembangunan potensi maritim yang dilaksanakan adalah mengamankan wilayah perbatasan, mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis, membantu tugas pemerintahan di daerah, membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan, membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (search and rescue), serta membantu pemerintah dalam pengamanan pelayaran dan penerbangan terhadap pembajakan, perompakan, dan penyelundupan.

Dalam Kesempatan Tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir. Gusman Mengungkapkan bahwa Secara geografis, kabupaten tolitoli terletak di pesisir Pantai Barat Sulawesi, tepat di pintu masuk bagian utara Selat Makassar yang berhadapan langsung dengan Laut Sulawesi dan Selat Makassar dengan luas laut mencapai 300.859,22 hektare serta Tolitoli memiliki 43 Pulau. Maka tidak heran apabila daerah ini menjanjikan potensi perikanan kelautan yang besar. Bahkan tiga diantaranya merupakan pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia (Kawasan Ambalat), yakni Pulau Lingayan, Pulau Dolangan dan Pulau Salando.

Lanjut , dipaparkan oleh Fardi Kallang, S.H Selaku Penanggung jawab Kantor Karantina Ikan tolitoli bahwa produksi perikanan Kabupaten Toli-toli yang dilalulintaskan melalui pelabuhan dede Tolitoli sampai pada bulan agustus 2017 sebanyak 930,2 ton dan telah mengalami peningkatan sebanyak 15 persen dibandingkan dengan tahun 2016 yakni sebanyak 782,3 ton. Dengan komoditas potensial diantaranya Cakalang, Tuna, Tongkol, Layang, Kerapu, Bandeng, Rumput Laut dan beragam produk perikanan lainnya.

Dalam kegiatan ini hadir sebagai tamu undangan beberapa kepala dinas di lingkungan pemerintah kabupaten Tolitoli diantaranya Kepala Dinas Perikanan, Lingkungan Hidup, Perhubungan, Pariwisata, Karantina Ikan, Badan penanggulangan Bencana Daerah, Asosiasi Nelayan dan Lembaga Swadaya Masyarakat.

Fardi Kallang, S.H (Penanggung Jawab Kantor Karantina Ikan Wilayah Kerja Tolitoli)

23 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments