Panwaslu Touna Gelar Bimtek Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pemilu 2019

Panwaslu Touna Gelar Bimtek Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pemilu 2019
Rate this post

Touna, Satusulteng.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek)sebagai upaya penguatan terhadap jajaran Panwascam se-Kabupaten Touna dalam melakukan penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, Jumat (27/7/2018) di Hotel Pink Ampana, Kecamatan Ratolindo.

Kegiatan itu dibuka oleh Ketua Panwaslu Touna Drs. Abas. Turut hadir mendampingi Komisioner Panwaslu Divisi PHL Suandi Thamrin Bilatullah, S.I.Kom, Komisioner Panwaslu Touna Divisi HPP Leming, S.Ag, Kepala Sekretariat Panwaslu Touna Ibrahim Untu, SE dan seluruh anggota Panwascam dan operator se-Kabupaten Touna.

Ketua Panwaslu Touna Drs. Abas mengatakan, tujuan dari kegiatan Bimtek ini guna pemantapan penanganan pelanggaran dan menindak lanjuti pelanggaran. Panwas Kecamatan ini untuk didorong lebih memahami tata cara menerima dan menindak lanjuti pelanggaran.

“Jadi ada pelanggaran yang akan ditindak lanjut oleh Panwas Kecamatan yaitu pelanggaran yang dilaporkan oleh warga dan pelanggaran yang ditemukan oleh jajaran Panwas Kecamatan,” kata Abas saat ditemui disela-sela kegiatan, Jumat (27/7/2018).

Abas menjelaskan, untuk pelanggaran yang dilaporkan oleh warga harus ada pelapornya, saksi dan barang buktinya. Kemudian pelanggaran yang ditemukan oleh jajaran Panwas itu sendiri baik jajaran Panwas Kecamatan maupun PPL harus ada barang buktinya namun saksinya tidak menyulitkan karena anggota Panwas Kecamatan.

Abas menjelaskan, dalam menindak lanjuti pelanggaran yang dilaporkan oleh warga, anggota Panwas Kecamatan harus memeriksa dan meneliti apakah pelanggaran pemilu atau bukan. Setelah dipastikan laporan tersebut merupakan pelanggaran, kemudian dibuka kitab lagi (Undang-undang) apakah pelanggaran itu pelanggaran administrasi atau pelanggaran pemilu.

“Karena, hanya dua pelanggaran saja yakni pelanggaran administrasi dan pelanggaran pemilu. Kalau masuk pelanggaran Pemilu tentunya akan masuk ke Sentra Gakkumdu yang mana sudah terbentuk di Kabupaten Touna,” jelasnya.(Yahya).

252 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Facebook Comments