Palu-Morut Bermitra Produksi dan Distribusi Pakan Unggas

Rate this post

Palu, Satusulteng.com – Pemerintah Kota Palu sepakat menjalin kerja sama saling menguntungkan dengan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Morut) dalam meningkatkan produksi pakan unggas untuk kepentingan pengembangan peternakan unggas di kedua daerah.

Di sela-sela kunjungan Wali Kota Palu Hidayat dan Bupati Morut Aptripel Tumimomor di pabrik pembuatan pakan unggas milik industri kecil menengah (IKM) Bulukodi, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Senin, Aptripel mengatakan ada 50 kandang unggas di Morut yang ?membutuhkan pakan unggas.

“Satu kandang unggas di sana butuh dua ton pakan tiap bulan. Jadi kalau 50 kandang kami butuh 100 ton,” kata Aptripel.

Ia mengaku memilih Kota Palu sebab beberapa pengusaha ternak unggas di sana mengaku memperoleh pakan unggasnya dari pengusaha pakan di Kota Palu.

“Saya tahu karena peternak unggas di sana bilang dapat pakannya dari Kota Palu, jadi saya langsung ke sini (Palu) untuk ketemu pak Hidayat (Wali Kota Palu) meminta beliau untuk membangun kemitraan dalam hal peningkatan produksi dan pendistribusian pakan uanggas ke Morut,” kata Aptripel lagi.

Ia menyatakan siap untuk membatu Pemkot Palu mendistribusikan bahan baku pakan unggas yang dibutuhkan pengusaha pakan unggas dari Morut. Sebab Morut punya bahan-bahan baku yang dibutuhkan pengusaha pakan unggas di Kota Palu yang tidak ada di Palu.

Sementara itu Wali Kota Palu Hidayat berharap kemitraan dalam peningkatan dan pendistribusian bahan baku dan pakan unggas antara kedua daerah dapat terjalin dengan erat dan baik.

“Mereka distribusikan bahan bakunya. Mereka punya tepung ikan yang dibutuhkan pengusaha pembuat pakan unggas di sini karena di Morut banyak pembudidaya ikan. Sementara kita distribusikan pakan unggasnya,” ucap Hidayat yang didampingi Bupati Morut Aptripel Tumimomor.

Hidayat memastikan dapat memenuhi permintaan Bupati Aptripel. Salah satu cara yang dilakukan yakni dengan menambah jumlah modal berupa bahan baku para pengusaha dan menambah mesin produksi hemat bahan bakar dan hemat listrik untuk menekan biaya produksi.

“Kita punya pabrik pembuatan pakan ternak di Kelurahan Silae, Kelurahan Duyu dan Kelurahan Pengawu. Pabrik pembuatan pakan ternak yang di Silae sana mampu menghasilkan tiga kali lipat dari pabrik yang di sini. Di sini baru mampu tiga ton per bulan dan akan kita tingkatkan,” kata Hidayat.

Hidayat berharap kemitraan yang terjalin antara Pemkot Palu dan Pemkab Morut dapat merangsang daerah lain untuk melakukan hal serupa dan menguntungkan semua daerah di Sulteng .

“Kita berharap kerja sama yang terjalin antara Kota Palu dan Kabupaten Morowali Utara ini dapat dicontoh oleh daerah-daerah lain di Sulteng,” harap Hidayat.

179 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments