Asisten I Setda Touna Buka Sosialisasi P2KTD dan Rakoor Tik

Asisten I Setda Touna Buka Sosialisasi P2KTD dan Rakoor Tik
Rate this post

Touna, Satusulteng.com – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten Tojo Una-una, Ir. Munawar Mapu, M. Si mewakili Bupati membuka sosialisasi Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) dan Rapat Koordinasi Tim Inovasi Desa (TIK) Kabupaten Tojo Una-una, di Aula Hotel Ananda, Kamis (13/9/2018).

Asisten I Setda Kabupaten Tojo Una-una,Ir. Munawar Mapu saat membacakan sambutan tertulis Bupati menyampaikan, bahwa program inovasi Desa merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk mewujudkan agenda nawa cita dalam RPJMN 2015-2019.

“Program Inovasi Desa dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas Desa sesuai dengan Undang-undang No.6 tahun 2014 tentang Desa,” kata Ir. Munawar Mapu.

Menurutnya, program inovasi Desa sangat membantu Desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan Desa secara berualitas, agar dapat meningkatkan produktivitas rakyat, kemandirian ekonomi serta mempersiapkan sumber daya yang memiliki daya saing.

“Program inovasi Desa hadir sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa (DD) dengan memberikan rujukan inovasi pembangunan Desa, ” kata Munawar.

Munawar juga mengatakan, program inovasi Desa juga untuk merevitalasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi lokal, kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia serta infrastruktur Desa.

“Inovasi akan membuat perubahan besar bagi Desa, sumber daya Desa akan semakin bersaing, infrastruktur menjadi lebih baik, yang secara tidak langsunhlg menggerakan ekonomi di Desa termasuk dalam hal ini badan usaha milik Desa dan berimbas pada perubahan ekonomi daerah secara keseluruhan, ” ujar Munawar.

Munawar berharap, melalui sosialisasi P2KTD dan rapat koordinasi PID Kabupaten Tojo Una-una, menjadikan pelaku pemangku kepentingan yang terlibat bisa mengetahui filosofis, teknis serta memandu dalam memfalitasi PPID dan P2KTD, sehingga Desa memiliki kualitas perencanaan pembangunan Desa dalam memanfaatkan dana yang menjadikan Desa lebih produktif.

“Saya juga berharap kepada peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sunguh-sungguh, sehingga pengetahuan yang didapatkan nantinya dapat diterapkan serta diaplikasikan dalam pengelolaan Desa secara lebih profesional sehingga Desa menjadi lebih produktif dan maju, ” tutupnya.(yaya).

77 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Facebook Comments